Showing posts with label usaha. Show all posts
Showing posts with label usaha. Show all posts
Sunday, December 22, 2013
Perluas Usaha Anda Dengan Kredit Usaha Rakyat
Dalam perjalanan usaha yang telah kita rintis, mungkin kita tak menyangka bahwa usaha yang kita bangun ternyata telah melesat dengan pesatnya. Bisnis yang kita bangun dan gerakkan hingga sekarang telah mendapat respon yang bagus dari konsumen, sehingga kita merasa kelabakan untuk meladeni mereka. Kita tentu merasa bangga, puas, bersyukur, dan sangat senang dengan kondisi tersebut. Namun, keadaan tersebut kemudian membawa kita pada satu titik perenungan untuk berpikir bagaimana caranya agar usaha yang telah memiliki banyak pelanggan tersebut, bisa tetap sempurna melayani para konsumen. Mungkin anda akan setuju dengan pendapat banyak wirausahawan, bahwa kita harus berani untuk membesarkan usaha (bisnis) kita agar mampu memenuhi kebutuhan semua pelanggan yang semakin meningkat jumlahnya. Tentu kita tidak ingin khan???, jika misalnya para pemilik motor (konsumen kita)harus menunggu lama (antri) untuk mendapatkan layanan jasa cuci motor di usaha salon motor kita!!! Ya, agar mereka tidak mengalihkan cuci motornya ke tempat pencucian motor yang lain, ya tentu kita harus mampu memberikan jasa yang terbaik buat mereka. Salah satunya, seperti yang sudah tertulis di atas adalah dengan memperluas, mengembangkan, dan meningkatkan kapasitas usaha kita (menambah jumlah peralatan, membangun cabang baru, atau menambah tenaga kerja) . Hal itu selain bertujuan agar konsumen kita tidak berpaling, tentunya kita berharap akan mampu meningkatkan keuntungan bisnis kita. Namun yang sering jadi pokok masalah bagi para wirausahawan pemula adalah ketidakcukupan modal untuk mengembangkan bisnis mereka. Dalam memecahkan masalah tersebut, biasanya para pengusaha menempuh dua jalan. Yang pertama adalah dengan mencari investor/penanam modal untuk membantu dalam pengembangan usaha kita. Namun mencari orang yang bisa dan mau menanamkan uangnya pada kita tidaklah gampang, apalagi jika mereka meminta pembagian keuntungan yang tidak masuk akal. Akhirnya ditempuhlah jalan yang kedua, yaitu dengan berani mengambil resiko meminjam uang pada lembaga keuangan (koperasi atau bank) untuk membesarkan bisnis kita.
Pemerintah telah menyadari, bahwa banyak pengusaha kecil dan menengah di Indonesia sulit untuk medapatkan rekan bisnis yang mau menanamkan modalnya pada usaha kecil dan menengah (UKM) yang mereka miliki. Maka pada tahun 2007, dicetuskanlah ide untuk membantu UKM sebagai motor penggerak ekonomi bangsa di sektor riil dengan melahirkan program KUR (Kredit Usaha Rakyat).
Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah kredit untuk pembiayaan usaha produktif pada segment mikro, kecil, menengah, dan koperasi yang layak (feasible) namun belum bankable untuk modal kerja dan/atau kredit investasi melalui pola pembiayaan secara langsung maupun tidak langsung (linkage) yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Kredit dengan beberapa kriteria. Adapun yang dimaksud dengan bankable adalah dapat diartikan sebagai bahwa bisnis yang dijalankan atau yang akan mendapatkan "kucuran kredit dari pihak debitor atau bank adalah bisnis yang menguntungkan, investasinya aman dan dalam arti modal bisa kembali atau istilah ekonominya BEP (Break Even Point) dan memberikan keuntungan atau profit yang cukup atau tentunya yang lebih.
Kredit Usaha Rakyat hanya ditujukan pada para pengusaha kecil (mikro) dan menengah serta koperasi yang ingin memperluas usahanya. KUR tidak akan diberikan pada orang yang baru akan membangun usaha/bisnis. Untuk mendapatkan bantuan dana dari program KUR, anda sebagai wirausahawan akan melalui 6 tahap yaitu :
- Anda sebagai pemiliki usaha kecil dan menengah mendatangi Bank yang ditunjuk pemerintah sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat untuk mencari informasi dan konsultasi. Hingga tahun 2012, ada tujuh lembaga keuangan (bank nasional) yang ditunjuk oleh pemerintah untuk menyalurkan dana KUR ke masyarakat, yaitu BRI, BNI, Mandiri, BTN, Bank Syariah Mandiri, Bukopin, dan BNI Syariah. Bank lokal BPD juga ikut sebagai penyalur kredit Usaha Rakyat.
- Menyiapkan persyaratan dokumentasi sesuai dengan yang ditetapkan Kantor Cabang Bank yang anda pilih, beberapa diantaranya KTP, SIUP, NPWP, Rekening Koran (listrik/telpon), Laporan Keuangan Usaha Anda, Agunan, dan lainnya.
- Mengajukan Surat Permohonan Kredit ke Bank yang anda tuju. Anda juga biasanya disuruh membuat proposal permohonan kredit dan profil usaha anda. Untuk format surat dan proposal tersebut bisa anda minta contohnya di Bank yang anda datangi.
- Selanjutnya Bank Pelaksana akan melakukan penilaian kelayakan. Setelah kelengkapan dokumen sudah terpenuhi, petugas bank akan melakukan survey langsung ke tempat usaha anda untuk mendata kondisi usaha/bisnis anda, baik itu tempat usaha, prospek, karyawan, dan lainnya.
- Bank Penyalur Kredit akan memberi keputusan terhadap pengajuan Kredit Usaha Anda. Bank pelaksana berwenang memberikan persetujuan atau menolak permohonan kredit anda. Biasanya anda akan dikonfirmasi oleh pihak bank paling cepat dua minggu setelah dilakukannya survey oleh petugas bank.
- Setelah anda disetujui, langkah selanjutnya adalah melakukan pencairan kredit anda. Gunakanlah dana tersebut sebijak-bijaknya dan seefesien mungkin. Penuhilah kewajiban anda untuk membayar cicilan anda di bank dengan tepat waktu.
Selamat mengajukan kredit, semoga sukses!!!
Wednesday, December 18, 2013
Usaha Boneka Cetak Press Doll
Inovasi dan kreativitas teknologi telah mampu menggerakkan roda perekonomian. Berbagai macam terobosan di bidang sains dan teknologi telah membuka berbagai unit usaha kreatif, salah satu diantaranya adalah pembuatan asesoris boneka cetak. Apa maksudnya usaha boneka cetak?
![]() |
| Gambar : 3dfacedolls.com |
Boneka cetak adalah suatu bentuk kerajinan asesoris boneka dengan menggunakan mesin teknologi canggih. Dengan mesin tersebut, anda dapat mencetak foto 3D ke wajah boneka dengan berbagai pilihan variasi yang imut dan lucu, sehingga wajah boneka tersebut mirip dengan foto orang yang anda cetak. Lihat contohnya :
Untuk terjun ke usaha ini, ada beberapa alat yang dibutuhkan, antara lain:
- Mesin Cetak Boneka atau Doll Press Machine
- Seperangkat Komputer (laptop)
- Printer (kalau bisa dengan fasilitas scanner dan sistem 6 infus color)
- Bahan model topeng cetak dengan berbagai pilihan ukuran (6cm, 12cm, 18cm, dsb)
- Boneka dan fasiltas tambahan seperti kamera digital
Proses Pembuatan Boneka Cetak
1. Penyiapan Foto Wajah
Pilihlah foto wajah dengan ukuran minimal 3M pixel. Foto harus bersih dari noise (noda), berwarna lembut (tidak terlalu cerah), tidak ada bayangan dan kontras warna yang cukup. Jangan menerima foto hasil dari bidikan kamera handphone atau laptop yang berlensa kecil, karena hasilnya akan tidak terlalu bagus. Atau anda dapat menerimanya, dengan kerja ekstra untuk mengeditnya sehingga hasilnya pas. Jika pelanggan datang ke tempat usaha anda, ada baiknya anda mengambil gambarnya dengan kamera digital yang anda telah persiapkan.
2. Mencetak Foto dengan Program Photoshop
Buka gambar / foto dengan program photodhop, potong dan edit bagian wajahnya, setelah itu simpan. Selanjutnya buka dengan file baru dalam photoshop dengan rincian lebar 4cm, tinggi 4,5 cm dan resolusi sekitar 300px. Lanjutkan dengan proses layer, stroke, dan sebagainya lalu simpan dalam format JPG atau JPEG. Setelah itu, cetak foto.
3. Mencetak Wajah
Model wajah cetakan yang mirip dengan ‘malam/lilin’ diletakkan di tengah mesin pencetak boneka. Foto ditaruh di atas kaca mesin. Selanjutnya dengan mengikuti instruksi yang terdapat pada buku panduan, maka beberapa saat kemudian model wajah cetakan akan berubah seperti foto wajah yang tadi diedit tersebut.
4. Memasang Cetakan Wajah di Boneka.
Dengan harga sekitar 5 jutaan rupiah, anda dapat memiliki mesin cetak boneka. Hasil boneka cetak tersebut bisa anda jual dengan harga Rp. 30.000 hingga 70.000 tergantung ukuran boneka yang dipesan.
Berikut gambaran singkat prospek usaha ini dalam sebulannya:
Penjualan per bulan (pcs*harga satuan) :
Dolls Plus Mask 6 cm | 50 pcs Rp. 30.000 | = Rp. 1.500.000 |
Dolls Plus Mask 12 cm | 50 pcs Rp. 50.000 | = Rp. 2.500.000 |
Dolls Plus Mask 18 cm | 50 pcs Rp. 70.000 | = Rp. 3.500.000 |
Total Penjualan Per Bulan = Rp 7.500.000
Biaya Operasional :
Biaya operasional yang diperlukan untuk membeli bahan baku + biaya listrik + dan gaji seorang karyawan diperkirakan sekitar 4,5 juta, maka keuntungan per bulan sekitar 3 juta rupiah.
Subscribe to:
Posts (Atom)
